Istana Seafood, Tempat Makan Keluarga Eksklusif di Tiram Pariaman

Kenapa saya bilang eksklusif? Karena desain tempat makan ini benar-benar berbeda dari tempat makan lain di sekitarnya yang pernah saya coba. Bagi warga Padang, kawasan Tiram atau Pantai Ketaping sudah terkenal sebagai tempat makan seafood pinggir pantai yang enak. Pertama kalinya adalah gulai ikan kuah kuning. Sejak saat itu, semakin banyak bermunculan tempat makan baru di daerah ini. Salah satunya adalah Istana Seafood.


Istana Seafood, Tempat Makan Keluarga Eksklusif di Tiram Pariaman

Kami tiba di jam makan siang. Sepertinya sekitar jam 12. Belum terlalu ramai pengunjung, jadi kami bebas pilih tempat. Tersedia banyak gazebo/saung lesehan, dan jelas ini jadi favorit. Kami duduk di saung yang cukup luas, sehingga leluasa. Tapi kayaknya ini saung mewah deh, karena kokoh dan memang bagus. Bisa dilihat kan pada foto? Wajar bila Istana Seafood ini menjadi idola kekinian sebagai tempat makan keluarga.


Baca juga: Belut Garing dan Telur Barendo Super Kriuk di RM Pondok Goreng Baluik Ampang Cabang Payakumbuh


O iya, sebelum membicarakan suasana tempatnya, saya mau spill dulu beberapa menu yang kami pesan. Mana tahu ada teman-teman pembaca yang lebih penasaran dengan makanannya.


Menu seafood yang kami pesan di Istana Seafood
Menu seafood yang kami pesan di Istana Seafood

Oke, lanjut lagi ke suasana dan fasilitas tempat makannya, Selain meja lesehan, juga terdapat banyak meja dengan kursi di bagian depan, ruang private, bahkan ruang meeting bila ingin mengadakan acara kantor atau acara profesional lain di sini. Fasilitasnya pun lengkap, mulai dari parkiran yang luas, mushala yang bersih dan adem, toilet banyak, area bermain anak, dan pemandangan pantai yang memesona. Berikut beberapa dokumentasinya di beberapa sudutnya supaya teman-teman bisa mendapat gambaran.


Pintu masuk utama Istana Seafood
Pintu masuk utama Istana Seafood

Meja dengan kursi di bagian depan
Meja dengan kursi di bagian depan

Tempat duduk di bawah payung, cocok untuk duduk sore
Tempat duduk di bawah payung, cocok untuk duduk sore

Lesehan yang paling luas
Lesehan yang paling luas

Deretan meja lesehan di bagian samping hingga belakang
Deretan meja lesehan di bagian samping hingga belakang

Ruang terbuka yang luas untuk anak bermain
Ruang terbuka yang luas untuk anak bermain

Mushalanya bersih dan adem
Mushalanya bersih dan adem

Meja dengan kursi di bagian lain
Meja dengan kursi di bagian lain

Pemandangan pantai yang memikat
Pemandangan pantai yang memikat

Hanya saja pengunjung tidak bisa ke pantainya karena gerbang pagar digembok. Mungkin untuk jaga-jaga saja agar lebih aman dan pengunjung tidak ada yang berenang di pantai. Kalau berenang, pasti bisa seharian duduk di tempat makannya. Kasihan dong nanti orang yang baru datang tidak kebagian tempat. Tidak sesuai juga dengan konsepnya yang memang untuk tempat makan, bahkan bisa meeting pula. Bukan tempat full rekreasi.


Nah, salah satu spot foto favorit, yang sampai kita saja mesti mengantre untuk mau foto, adalah patung kepiting besar ini. Anak-anak bisa naik juga ke atasnya. Jangan sampai ketinggalan foto di sini juga, ya.


Kepiting raksasa, spot foto favorit pengunjung Istana Seafood
Kepiting raksasa, spot foto favorit pengunjung Istana Seafood

Apa saja yang kami santap dan berapa harganya? Seperti biasa, yuk, bahas satu per satu. Mana tahu bisa menjadi referensi menu pesanan teman-teman kalau ke Istana Seafood juga.


Kakap Bakar Padang 1kg Rp250.000


Kakap Bakar Padang

Sebenarnya harga ikan di sini disesuaikan dengan beratnya. Saya lupa pastinya berapa, tapi kalau dilihat dari harga yang kami bayar, berarti per 100 gram harganya Rp25.000. Ternyata 1kg itu besar banget. Harusnya kami pesan yang lebih kecil saja, tidak apa kalau harus dua posris. Agar daging ikannya masih manis dan lebih lembut. Soalnya kata Mama saya, kalau ikannya sudah terlalu besar, daging akan lebih padat dan rasanya tidak seenak saat ukurannya lebih kecil.


Bumbu Padang yang melumuri ikan berwarna merah berempah, seperti bumbu bakar padang pada umumnya. Rasanya enak, rempahnya terasa, tapi tidak yang berlebihan. Tidak pedas juga bagi anak-anak, meski warnanya kemerahan. Dimakan pakai sambal hijaunya, makin mantap. Pas untuk kami makan ramai-ramai. 


Cumi Goreng Tepung Rp69.000


Cumi Goreng Tepung

Ini pesanan anak sulung saya yang suka sekali cumi. Satu porsinya ukuran sedang, tidak terlalu sedikit, tidak yang banyak juga, dengan potongan cumi yang kecil-kecil. Balutan tepungnya krispi, bukan garing yang keras. Aman kok buat gigi. Cuminya pun masih lembut, tidak kematangan yang terkadang bikin alot. Juga tidak amis sama sekali. Pelengkapnya ada saus sambal sebagai cocolan.


Kerang Ijo Saus Padang Rp55.000


Kerang Ijo Saus Padang

Serius, saus padangnya juara! Saya jadikan juga sebagai tambahan siraman saus untuk makan ikan bakar. Bahkan sisa-sisa saus di piring ingin saya bawa pulang saking enaknya, hehe. Meski piring tampak penuh dengan kerang-kerang hijau yang besar, pas di makan tetap juga rasanya sedikit. Karena daging kerang hanya secuil saja di dalam, walau cangkangnya lebar. 


Daging kerang masih lembut, lumayan besar untuk ukuran kerang hijau karena memang kerangnya besar-besar, dan sama sekali tidak amis. Dimakan pakai kuahnya yang kental, berbumbu, pedas, gurih, bikin ketagihan. Ini menu yang paling saya suka dari semua menu yang kami pesan. Wajib coba!


Cah Kangkung Original Rp15.000


Cah Kangkung Original

Makan ikan bakar tanpa sayur kangkung, ya belum lengkap. Karena original, jadi hanya tumis kangkung yang dimasak dengan bawang dan irisan cabai. Rasanya standar tumis kangkung, yang mana memang ini yang saya harapkan. Biar tidak terlalu menonjol mengalahkan rasa ikan bakar dan menu seafood lainnya. Porsinya cukup untuk berdua atau maksimal bertiga.


Tempe Mendoan Rp18.000


Tempe mendoan

Sebagai camilan pembuka. Rasanya enak, tempe digoreng tepung dengan sambal kecap yang mantap. Enak lo sambal kecapnya, saya suka. Hanya saja, menurut saya ini bukan tempe mendoan, melainkan tempe goreng tepung biasa. Soalnya berbeda dengan tempe mendoan yang biasa saya makan di Jakarta. Tapi, soal rasa, enak kok. Pas buat camilan sambil menunggu menu utama datang. Porsinya juga cukup untuk dimakan bareng, ada kurang lebih 6 potong tempe.


Pisang Kipas Rp10.000

Ini juga camilan, tapi saya pesan setelah makan. Sesuai harganya, porsinya kecil. Hanya 3 buah pisang goreng kalau tidak salah ingat. Ukuran pisangnya pun bukan yang besar. Ditaburi sedikit meses sebagai pemanis. Maafkan saya lupa foto karena keburu mau pulang.


Tropical Es Campur Rp25.000


Tropical Es Campur

Panas-panas di pinggir pantai, makan es sudah yang paling tepat. Selain minuman, kami memesan es campur juga biar makin puas. Rasanya begitu memanjakan di lidah saya, dengan berbagai buah yang menggiurkan. Ada buah naga, alpukat, nangka, dan ada rasa-rasa semacam peach juga yang membuatnya semakin unik. Manisnya pas, tidak yang berlebihan. Esnya pun tidak yang mendominasi, melainkan sepadan dengan isiannya. Ini juga menu yang layak teman-teman coba.


Jus Semangka Rp18.000


Jus Semangka

Bagi saya, jus tersegar dari semua jenis buah adalah jus semangka. Ada yang setuju? Makanya saya pesan ini. Penyajiannya sangat menarik, dengan potongan semangka yang ditaruh di pinggir gelas. Rasanya pun seperti murni semangka yang mungkin hanya ditambah sedikit gula dan air. Tidak pelit semangkanya, terlihat dari teksturnya yang tidak encer. Masih terasa serat buah semangkanya. Segar, benar-benar segar diminum siang-siang.


Selain menu-menu tersebut, kami juga memesan beberapa menu berikut yang rasanya sudah teman-teman tahu. Jadi tidak perlu saya tuliskan panjang lebar, ya. Untuk kelapa muda gelas, kami pesan yang murni tanpa tambahan gula. Sedangkan thai tea, pesanan mama saya dan kata beliau rasanya enak.


Pesanan kami yang lain

Nasi Putih Rp7.000 (disajikan jadi satu)

Kelapa Muda Gelas Rp12.000

Thai Tea Rp20.000

Air Mineral 600ml Rp8.000


Sebagai informasi, pas pembayaran di kasir akan ada tambahan biaya pelayanan sekitar 5%. Dan ada pembulatan harga juga (gak menambah beberapa ratus rupiah). Tapi, saya tidak merasa rugi membayar biaya ini karena memang tempatnya memuaskan.


Lokasinya di sepanjang jalan Pantai Ketaping dari Padang menuju Pariaman. Kalau dari Padang, di sebelah kiri jalan. Kalau dari Pariaman, di sebelah kanan jalan. Gampang kok menemukannya, karena dari depan, plang namanya sudah tampak besar. Mencolok di bandingkan tempat makan lainnya yang ada di sekitar.


Baca juga: Uniknya Kopi Tatungkuik di Tikungan Malalak 


Kesimpulan dari pengalaman saya, Istana Seafood bukan hanya unggul dalam menu makanan yang beragam, namun juga suasana tempat makan yang lega, bersih, teduh, nyaman, dan bikin betah duduk lama-lama. Walau tidak kebagian meja yang persis di pinggir pantai, kami sekeluarga tetap merasakan suasana pantainya. Fasilitasnya pun memadai. Enak banget deh pokoknya dijadikan tempat kumpul keluarga atau orang terdekat.


Kalau ditanya, apakah mau balik lagi makan di sini, jelas saya mau. Saya justru merekomendasikan Istana Seafood kepada teman-teman yang ingin mencari tempat makan keluarga dengan menu hidangan yang enak dan tempat yang nyaman.


Kalau ke Padang, cobain makan bareng keluarga di Istana Seafood ini, ya!

Post a Comment