Makan Ikan Bakar Sambil Menikmati Pantai Ketaping Di Rumah Makan Intan Aroma, Ada Playground-nya!

Sebenarnya, agenda yang menjadi kebiasaan setiap kali pulang ke Padang adalah makan di Tiram. Area kuliner incaran yang menyajikan gulai ikan kuning dengan kuah santan gurih dan kental. Tapi kali ini kami memilih yang lebih dekat, yaitu di sekitar pantai Ketaping saja. Masih satu jalur dengan Tiram. Soalnya penasaran, selalu tampak ramai setiap kali melewatinya.

Makan Ikan Bakar Sambil Menikmati Pantai Ketaping Di Rumah Makan Intan Aroma

Beruntung, kami memilih lokasi yang tepat. Bernama Rumah Makan Intan Aroma, tertulis di plang nama depannya. Sederhana alasan saya memilih tempat ini, kerena ada area bermain yang tampak dari jalan. Pas untuk dua bocil yang biasanya suka ribut minta pulang. Kalau ada playground, pasti betah.


Benar saja, bukan hanya saya dan orang tua yang nyaman menikmati suasana pantai, tapi anak-anak juga tak kalah seru bermain di area kesukaannya. Pokoknya recommended untuk keluarga dengan anak kecil. Family and kids friendly! Fasilitas pendukungnya pun juga lengkap.

Yuk, kita bahas lebih detail.

Tempat Duduk Persis di Di Pinggir Pantai, Nyaman, dan Unik

Tempat Duduk Persis di Di Pinggir Pantai, Nyaman, dan Unik

Berbeda dengan Tiram yang tidak langsung di bibir pantai, melainkan di pinggir danau kecil yang bersisian dengan pantai, Rumah Makan Intan Aroma ini justru sengaja menjorok lebih ke dalam dari jalan dan tempat duduknya persis di tepi pantai. Tidak panas sama sekali, teduh karena banyak pohon pinus besar yang memayungi. Padahal kami ke sini pas jam makan siang. Areanya sangat luas, tidak akan berdesakan satu sama lain, serta privasi juga terjaga. Sempurna untuk bersantai.

Atap segitiga menjadi desain uniknya. Konsepnya lesehan, lalu diberi atap seng hingga bawah. Muat untuk kami berlima, tapi akan lebih leluasa bila hanya berempat. Dibuat terbuka saja ke sisi pantai. Selain itu, "rumah kecil" ini juga ada yang berada di dekat tempat bermain. Bisa dipilih bila ingin lebih dekat mengawasi anak-anak.

Ada yang beratap dan ada juga yang terbuka

Kalau ingin lesehan tanpa atap juga ada. Dibuat seperti meja besar yang lebih lega. Malah kalau mau, juga bisa tiduran, lo. Walau tak beratap, tetap tidak panas karena pohon pinusnya itu. 

Menu Makanan yang Nikmat dan Terjangkau

Menu Makanan yang Nikmat dan Terjangkau

Tidak banyak variasi makanan yang kami pesan, meski di menunya tersedia cukup lengkap. Berhubung jam makan siang dan lapar, mana ada yang lebih tepat selain makan nasi? Saya dan anak-anak pesan ikan nila bakar, papa memesan ikan laut bakar, mama memesan gulai ayam.

Nasi Ikan Bakar Rp 20.000

Ikan laut bakar

Ikan nila bakar

Ikan nila dan ikan laut harganya sama. Saya cicipi, bumbu bakarnya juga serupa. Berarti hanya di beda jenis ikan saja. Ukurannya pun mirip, walau ikan laut tetap memiliki daging lebih tebal.

Ikannya dibakar tidak terlalu gosong, dan saya suka. Jadi tidak ada rasa pahit yang mengganggu. Tapi jangan khawatir, aroma bakarannya tetap terasa, kok. Dan karena dibakar tidak terlalu kering, bumbunya masih banyak yang melekat dan sedap dimakan bersama ikan. Tidak pelit, olesan bumbunya tebal. Dengan rasa yang gurih rempah pastinya, sedikit pedas dan ada manisnya juga. Anak-anak saya yang tidak kuat pedas masih bisa makan. Bumbunya cuma sedikit yang saya campurkan ke nasi.

Sajian nasi lengkap dengan kuah dan sambal

Tidak kalah spesial adalah nasinya. Bukan nasi putih saja, tapi sudah dilengkapi dengan samba lado tanak, sambal merah, sayur daun singkong, kerupuk, serta siraman kuah gulai. Ada jengkolnya lagi, semakin memancing selera makan. Sekejap langsung ludes.

Nasi Ayam Gulai Rp. 20.000

Gulai ayam

Harganya sama, nasinya pun masih sama. Seperti gulai ayam Padang pada umumnya, berwarna kuning kunyit dan santan yang agak kental. Rasanya jelas berempah dan gurih. Ayamnya juga empuk dengan potongan yang semok. Kuah gulai bisa disiramkan lagi ke nasi agar lebih basah dan lagi-lagi nasi seperti ini yang saya sukai. Kalau pesan makan di rumah makan Padang, pasti selalu minta kuahnya dibanyakin, hehe.

Selain makanan, kami juga memesan minuman dengan rasa yang sesuai harga. Sangat cukup untuk menemani sesi makan siang yang memanjakan ini. Harganya pun tetap ramah di kantong.
  • Es Kopi Susu Rp. 10.000
  • Kopi Hitam Panas Sakarek Rp. 4.000
  • Jus Alpukat Rp. 10.000

Sudah gratis minuman kemasan gelas sesuai jumlah makanan yang dipesan. Satu hal yang membuat saya makin senang makan di sini adalah penyajiannya yang ditutup dengan plastik wrap. Higienis, mengingat angin pantai yang cukup kencang dan bagian daun atau buah pinus yang sering jatuh. 

Oiya, kalau memesan ikan bakarnya saja, tanpa nasi, harganya cuma 10 ribu. Kebetulan saya membungkus ikan bakar laut untuk lauk makan malam biar tidak perlu masak sepulang dari sini. 

Fasilitas Lengkap, Hingga Puas Bersenang-senang

Fasilitas Lengkap, Hingga Puas Bersenang-senang

Fasilitas pertama yang pastinya paling disukai emak-emak seperti saya adalah playground-nya. Tidak yang terlalu padat, tapi sangat cukup seperti di TK anak bungsu saya. Ada perosotan, ayunan, dan jembatan gantung mini yang disatukan. Kemudian ada jungkat jungkit dan putar-putar (saya tidak tahu nama yang seharusnya). Semuanya terbuat dari besi, jadi awet untuk dibiarkan di outdoor. Cuma harus hati-hati bila menemukan bagian permainan yang patah, karena bisa melukai.

Area tempat makannya luas

Selanjutnya, masih untuk bersenang-senang, pantai juga bisa dijadikan pilihan. Bersih dan menyenangkan bermain ombak. Kalau memang niat basah-basahan, jangan lupa bawa baju ganti. Apalagi ada yang jual layangan dan permainan pantai lain, jadi makin seru deh menghabiskan waktu di sini.

Selain itu, disewakan juga motor ATV, motor listrik dan sejenisnya untuk berkeliling. Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, tempat makan ini memiliki area yang luas. Jadi bisa berkeliling di bawah pohon pinus hingga ke pantai di belakangnya.

Penyewaan ATV

Tersedia juga toilet dan tempat bilas untuk membersihkan diri setelah bermain ombak atau pasir, serta mushala. Misal mau lama di sini, tidak masalah, karena memang sudah difasilitasi. Lengkap, kan?

Keran bilas

Mushala

Toilet


Bagi saya, Rumah Makan Intan Aroma menarik untuk dikunjungi kembali bila pulang kampung nanti. Mau ajak suami sekalian, karena beliau sudah keburu balik Jakarta. Sudah kebayang bisa quality time sambil melihat anak-anak bermain. Bawa keluarga besar juga mengasyikkan, karena suasana dan tempatnya bisa dinikmati segala usia.

Untuk menu dan harga yang kami bayar di pemesanan makanan kali ini bisa dilihat di foto berikut. Tapi harganya sepertinya sudah di update, agak berbeda dengan yang tertulis di menu.

Menu dan harga pesanan kami

Semoga bermanfaat dan jadi referensi tempat makan berlatar belakang pantai bagi teman-teman, ya.

Post a Comment