Makan Nasi Kucing dan Menyeruput Kopi Jos di Angkringan Malioboro, Ini Harganya

Angkringan sudah menjadi ciri khas Jogja yang selalu bikin rindu. Ini jugalah yang membuat saya memilih Jogja sebagai destinasi liburan kami sekeluarga kemarin. Kangen makan di angkringan malam-malam. Kalau nasi kucing, saya sudah pernah mencoba. Namun, untuk pertama kalinya, saya minum kopi jos yang sebelumnya hanya mendengar dari cerita suami.


Makan Nasi Kucing dan Menyeruput Kopi Joss di Angkringan Malioboro, Ini Harganya

Kebetulan malam itu hujan. Jadi kami mencari angkringan di Jalan Malioboro yang tidak jauh dari lokasi parkir mobil. Soalnya banyak sekali angkringan yang menjual nasi kucing dan kopi jos di sepanjang jalan ini. Walau ada beberapa menu lain di antaranya. Cari yang dekat, akhirnya kami memilih Angkringan Pak Hendrix karena lumayan ramai pengunjung.


Baca juga: Pengalaman Liburan Keluarga ke Jogja, Ini Total Harga Tol dan Bensin dari Jakarta ke Jogja Terbaru


Angkringan Pak Hendrix

Tempatnya sederhana, pakai tenda seperti kedai makanan lain. Mungkin kalau tidak hujan, ada meja lagi di bagian depan tenda. Jadinya, tempat duduk yang tersedia hanya lesehan di dalam tenda dan satu meja panjang. Kami memilih duduk di mejanya saja. Sistem beli di sini itu, kita pilih makanannya, lalu dibayar dulu. Bari deh dimakan.


Nah, apa saja yang kami pesan dan berapa harganya? Seperti biasa, mari bahas satu per satu. Mana tahu ada di antara teman-teman yang baru mau mencoba makan di angkringan Jogja. Tenang, harganya ramah banget di kantong dan cocok untuk santap malam.


Nasi Kucing Rp4.000


Nasi Kucing di angkringan Malioboro

Saya sengaja ingin mengenalkan nasi kucing pada anak-anak. Awalnya, mereka mengira nasi kucing itu adalah nasi dengan lauk daging kucing. Agak seram, tapi lucu, haha. Setelah dilihat, barulah mereka paham bahwa nasi kucing adalah nasi yang dibungkus kecil-kecil dan sedikit.


Nasi kucing yang kami pesan

Semua nasi kucing di Angkringan Pak Hendrik harganya Rp4.000. Banyak yang pedas, jadi agak lama memilih untuk anak-anak. Untungnya nasi sambal teri yang saya pilih tidak terlalu pedas. Sebagai gambaran lagi, nasi kucing ini adalah nasi porsi kecil dengan satu lauk. Lauknya juga sedikit, makanya harganya murah. Saya menyantap dua nasi kucing, yaitu nasi megono+teri dan nasi cumi mercon. 


Rasanya sangat sederhana. Tapi, bagi saya, lauknya terlalu sedikit. Cuminya saja hanya satu potong kecil. Untung yang teri agak banyak lauknya. Cuma perlu hati-hati memilih nasi teri karena ada yang jenis terinya berduri tajam.  


Sate-satean Rp4.000 - Rp10.000


Sate-satean di angkringan Jogja

Berhubung lauk di nasi kucingnya sangat sedikit, perlu di tambah sate-satean agar lebih seimbang. Jenis sate-sateannya banyak, sehingga harganya bervariasi. Yang paling murah Rp4.000 dan yang paling mahal Rp10.000. Kami memesan sate bakso dan sate telur puyuh seharga Rp5.000, serta sate sosis seharga Rp10.000. Sate yang kita pesan akan dibakar dulu agar hangat. Soal rasa, enak-enak saja seperti sate-sate yang sering kita jumpai di penjual bubur ayam misalnya.


Kopi Susu Jos Rp9.000


Kopi Susu Joss

Ini yang tak kalah unik. Kopi jos adalah kopi yang di dalamnya dimasukkan arang utuh. Mendidih pas disajikan karena panas dari arangnya. Sebagai yang pertama kali minum kopi jos, saya agak risih karena takut serbuk arangnya terminum dan pahit. Tapi ternyata tidak. Arang tersebut tidak mengubah rasa dan murni hanya untuk mempertahankan suhu kopinya saja. Sehingga panasnya lebih awet. Soal rasa, seperti kopi susu pada umumnya. Nikmat diseruput saat hujan. Banyak lo yang pesan.


Baca juga: Ini Informasi Harga Berwisata ke Pantai Parangtritis, Mulai dari Tiket Masuk hingga Naik Jeep


Itulah menu angkringan yang kami pesan sekeluarga. Berikut harga lengkap menu di Angkringan Pak Hendrix Jalan Malioboro Jogja.


Harga menu di Angkringan Pak Hendrix Jalan Malioboro Jogja

Hujan yang membahasi Jogja, bikin suasana makin syahdu. Menu sederhana, terasa istimewa. Entah kenapa, suasana malam di Jogja ini yang selalu berhasil membuat rindu. Dan anehnya, bukan hanya saya, banyak juga yang merasakan. Mungkin teman-teman juga? 


Sedikit tambahan informasi, karena saat kami ke Jogja kemarin di musim liburan, hati-hati dengan harga parkir yang berlipat lebih mahal dari harga normal. Mencari parkirnya pun lumayan susah, makanya kemarin kami langsung parkir saja. Agak kaget pas diminta uang parkir di awal Rp20.000. Jadi, buat jaga-jaga, sebelum parkir, bisa ditanyakan dulu harganya.


Selamat bersantap malam di angkringan Jogja. Karena angringan ini hanya buka di sore hingga malam hari.

Post a Comment