Review Hotel Swiss-Belresort Watu Jimbar, Sanur - Bali

Tenang, itu kesan yang terasa di Swiss-Belresort Watu Jimbar. Tidak heran bila saat menginap di sini, banyak bertemu wisatawan asing paruh baya, yang sepenangkapan saya, bertujuan untuk menikmati hari yang jauh dari hiruk pikuk. 


Review Hotel Swiss-Belresort Watu Jimbar

Hotel bintang 4 di kawasan Sanur, Bali, ini, punya kamar yang besar dan fasilitasnya lengkap. Berikut ulasannya agar dapat menjadi referensi teman-teman yang sedang mencari rekomendasi hotel di Sanur. 


Baca juga: Aston Anyer Beach Hotel, Punya Pantai Private dan Tenangnya Menikmati Hari Di Balkon Kamar


Lobi dan Bangunan


Meja resepsionis

Entah kenapa, penilaian pertama saya akan sebuah penginapan atau hotel, dimulai dari lobinya. Swiss-Belresort Watu Jimbar memiliki lobi yang besar, dengan desain yang cukup mengesankan bahwa hotel ini berkualitas. Terdapat meja resepsionis yang luas dengan beberapa petugas, serta beberapa set kursi-meja yang estetik untuk tamu duduk dan menunggu. Tidak ketinggalan juga tampak suasana asri yang semakin menenangkan dengan berbagai tanaman hijau di salah satu sisinya yang sengaja dibiarkan los tanpa sekat ke area terbuka. 


Banyak kursi estetik di lobi

Hotel asri banyak tanaman hijau

Sedangkan untuk bangunan hotel secara keseluruhan, sudah tampak mengesankan dari gerbang depan. Terlihat kokoh, dan didominasi oleh warna putih, seperti pada foto awal tulisan ini. Bersih dan hijau, berkat tanaman-tanaman hijau lagi yang menyegarkan mata di tamannya. Bila digambarkan, bangunan hotel berbentuk letter U dengan ruang terbuka di bagian tengah. Di bagian inilah ada kolam renang besar (yang bakal puas banget kalau berenang), banyak kursi-kursi santai, serta lagi-lagi, suasana asri air bertemu pepohonan dan tanaman hijau, bikin jiwa raga adem. Pokoknya dari balkon kamar yang menghadap ke arah kolam renang ini, semakin terlihat kalau hotelnya memang besar dan kamarnya juga besar-besar. Soalnya, balkon-balkon ini cukup lebar. 


Bangunan hotel tampak dari tengah

Kolam renang

Koridor hotel

Sepertinya Swiss-Belresort Watu Jimbar sudah lama berdiri. Jadi ada kesan teduh hotel-hotel lama yang pasti akan terasa berbeda dengan hotel kekinian. Serta lokasi hotel bukan bertemu langsung dengan bibir pantai ya, tapi di seberang jalannya. But overall, ini adalah salah satu hotel terbaik menurut saya di Sanur.


Kamar


Tipe kamar Deluxe King

Kamar yang kami tempati adalah tipe Deluxe yang ada jacuzzi-nya. Pas buka pintu, kamarnya luas, sekitar 32 meter persegi. Kasur berukuran King, berlantai kayu, dilengkapi mini bed dan ada meja kerja besar di salah satu sudutnya. 


Jacuzzi di kamar
Jacuzzi di balkon kamar

View dari balkon
View dari balkon kamar

Yang paling memanjakan justru jacuzzi di balkonnya. Cocok sekali untuk santai-santai saat lelah. Kapan lagi kan berendam di jacuzzi? Harus dimanfaatkan banget selagi di sini. Enaknya, karena terletak di balkon, pas di bagian jacuzzi-nya sengaja diberi penutup. Jadi tidak terlalu tampak dari luar. Walau enggak ada juga sih yang lihat karena kamar kami di lantai 3. Tapi kan agak risih juga kalau dibiarkan terbuka saat berendam yang belum tentu juga menutup full aurat. 


Fasilitas lengkap

Meja kerja

Mini bar

Mini bed

Toilet

Untuk fasilitas kamar lainnya, ada televisi (hanya channel dari TV kabel), mini bar dengan coffee maker dan teman-temannya, toiletries, brankas, sandal, hair dryer, air panas untuk mandi (pasti lah ya), kulkas, serta storage untuk baju dan barang-barang bawaan. Kalau mau refill air mineral, bisa ke dispenser yang tersedia di beberapa titik koridor masing-masing lantai.


Makanan

Sayangnya tidak banyak yang bisa saya bahas soal makanan, karena kami menginap di sini saat Ramadan. Jadi hanya makan saat sahur yang Alhamdulillah pihak hotel masih menyediakan. Meski menunya sangat terbatas dan tidak banyak pilihan. Tapi cukup lah untuk sahur. Mungkin tidak banyak juga tamu yang request untuk sahur, alias banyak yang non muslim.


Oiya, satu lagi. Kalau kebetulan teman-teman juga menginap di sini saat Ramadan, suara azan tidak terdengar sama sekali sebagai panduan untuk waktu imsak dan berbuka. Jadi sangat bergantung dengan gadget masing-masing untuk mencari informasi ini. 


Di Sekitar Hotel


Di sekitar hotel

Berada di kawasan ramai, jadi sangat mudah menemukan banyak sekali tempat makan. Tapi perlu hati-hati untuk umat Islam, karena kebanyakan yang berwara-wiri di sini adalah wisatawan luar, yang berdampak pada tempat-tempat makannya yang menjual serta minuman beralkohol. 


Kalau mau jajan atau membeli kebutuhan sehari-hari yang umum dijual, di sebelah hotel ada minimarket. Sedangkan pantainya, seperti yang sudah dibahas sebelumnya, terletak di seberang jalan. Saya sendiri kurang tahu apakah ada pintu untuk umum agar bisa ke pantai seberang karena deretan bangunan menutupi. Belum sempat jalan-jalan, hehe. Jadi kalau niat utamanya untuk menikmati pantai, kalau pun ada akses terdekat masuk ke pantainya, kita harus ke luar hotel dulu.


Untuk toko oleh-oleh, banyak juga di sekitar hotel. Tapi toko oleh-oleh biasa, bukan yang merek-merek besar. Kalau mau ke pusat oleh-oleh fenomenal seperti Krisna atau Joger, harus naik kendaraan karena jaraknya cukup jauh. 


Harga

Harga kamar tipe Deluxe dengan jacuzzi yang kami tempati adalah 980 ribuan. Ini sudah termasuk sarapan. Dan bukan di weekend, tapi weekdays. Mungkin saja ada perbedaan harga di akhir pekan atau hari libur karena biasanya lebih banyak orang yang berlibur. 


Baca juga: Camping Healing Di Sejuknya Suasana Puncak Halimun Camp - Bogor


Secara keseluruhan, hotel ini memang diperuntukkan khusus untuk memberi ketenangan dan kelegaan dengan tipe kamar yang luas dan desain hotel yang asri. Harganya cukup oke lah dengan fasilitas kamarnya. Apalagi ada tambahan mini bed, bisa jadi tempat tidur tambahan kalau bawa anak-anak. Jacuzzinya sih yang paling menarik. Langsung ada di balkon kamar!


Kalau teman-teman ke Sanur, Bali, Swiss-Belresort Watu Jimbar bisa jadi rekomendasi.

Semoga bermanfaat.

Post a Comment